Diagnosis Penyakit Retina

Dokter RetinaPenyakit retina mata merupakan salah satu jenis penyakit yang ditangani secara lebih khusus dan membutuhkan teknologi yang canggih. Hali ini karena mata kita yang memiliki banyak sekali system saraf yang ada di dalamnya. Manusia kini sudah mulai canggih dalam merangkai teknologi yang mutakhir untuk mengetahui kondisi dan status kesehatan mata kita. Walau kita tahu teknologi yang ada terutama yang berhubungan dengan mata dan retina sangat langka dan hanya ditemukan pada rumah sakit atau klinik mata terkemuka

Penetapan Diagnosis Penyakit Retina Mata

Setelah mengenal gejala-gejala yang timbul dan mengarah pada penyakit retina, nampaknya perlu adanya pemeriksaan khusus. Pemeriksaan pada mata terutama retina biasanya meliputi bagaimana riwayat penyakit dari keluarga pasien, atau penyakit yang lainnya ataupun mengenai riwayat pada saat cidera mata. Pemeriksaan ini diharapkan agar diketahui titik temu dan akar pengaruh yang menjurus pada diagnosis nantinya. Kemudian, diagnosis juga memerlukan pemeriksaan lainnya agar dapat mengetahui lokasi  tingkat keparahan dan titik lokasi penyakit pada retina. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:

  • USG, CT scan, dan MRI. Ketiga pemeriksaan yang bertujuan memberikan gambaran secara jelas mengenai retina sehingga membantu dalam menetapkan diagnosis dan pengobatan.
  • Optical coherence tomography (OCT). Pemeriksaan bertujuan menampilkan gambaran retina, sehingga dapat mendeteksi adanya lubang makula, epiretinal membrane, pembengkakan makula, serta mengamati luas area yang terkena degenerasi makula.
  • Tes Amsler grid, jenis pemeriksaan yang berupa tes yang dilakukan untuk menguji ketajaman dan fokusnya pandangan pusat.
  • Angiografi dengan zat kontras. Pemeriksaan angiografi dengan mengisi dan menandai pembuluh darah pada retina pada waktu dengan cairan kontras fluoresen. Kelebihan pemeriksaan ini adalah akan terdeteksinya kerusakan seperti terdapat sumbatan, kebocoran, serta kelainan pada pembuluh darah atau bagian belakang bola mata. Sedangkan untuk dapat mendapatkan gambaran pembuluh darah yang sulit terlihat di jaringan koroid yang terletak di belakang retina, cairan kontras yang digunakan adalah indocynanine green (ICG), yang dapat berpendar jika disinari oleh sinar inframerah.

Begitulah bentuk diagnosis yang dapat dilakukan dengan berbagai macam pemeriksaan. Diagnosis yang dilakukan tentunya hanya bisa dengan menggunakan teknologi yang sudah ada dan dilakukan oleh dokter terpercaya. Diagnosis sedari dini akan sangat membantu dalam penanganan penyakit retina mata kedepannya.

Related posts: