Budidaya Cabe Rawit Menggunakan Teknologi NASA

budidaya cabeCabe rawit mempunyai nama latin Capsicum frutescens. Tanaman ini berasal dari benua Amerika. Tanaman ini mudah ditanam di dataran tinggi dan juga dataran rendah. Cabe rawit mempunyai kandungan vitamin C dan vitamin A. cabe rawit juga mengandung minyak atsiri yang tinggi, oleh karena itu cabe mempunyai rasa yang pedas. Menurut pengalaman para petani, tanaman cabe mampu bertahan hingga beberapa tahun. Jika Anda akan memulai suatu usaha, bisnis cabe dapat menjadi prospek yang sangat menjanjikan. Jika Anda sedang budidaya cabe rawit, Anda tidak perlu khawatir, karena cabe yang berkualitas akan terjual mahal, apalagi jika diolah menjadi saus sambal dan dikemas serta dipasarkan.

Budidaya Cabe Rawit dengan Teknologi

Selama penanaman cabe, tahap awal merupakan salah satu penentuan dalam keberhasilan budidaya cabe rawit. Sebelum Anda melakukan budidaya tanaman ini, Anda harus menentukan lokasi penanaman yang ideal bagi cabe. Lokasi yang ideal bagi tanaman cabe rawit yaitu di dataran rendah dan juga dataran tinggi yaitu pada 300-2000 dpl. Selain itu tanaman ini membutuhkan suhu lingkungan yang ideal yaitu pada kisaran 24-27 derajat celcius dan kelembaban 60%. Budidaya tanaman ini dapat dilakukan di sawah bekas menanam padi atau di tegalan. Kondisi tanah yang ideal yaitu gembur dan mengandung unsur hara yang cukup serta memiliki persediaan air yang cukup. Tanaman cabe rawit juga membutuhkan sinar matahari penuh dari pagi sampai sore tanpa adanya halangan pepohonan. Tanah tempat untuk menanam cabe juga harus mempunyai pH yang netral yaitu antara 5-7.

Kemudian Anda juga harus memilih benih cabe rawit yang baik, unggul dan tidak berpenyakit. Benih yang unggul atau baik akan menghasilkan tanaman yang subur. Tanaman yang diharapkan tentunya adalah tanaman cabe yang lebat dan menghasilkan cabe yang berkualitas yang baik. Anda dapat memilih benih cabe rawit Genie, bibit jenis ini mempunyai banyak keunggulan dibanding cabe varietas lokal. Setelah Anda mendapatkan biji benih, rendam biji benih tersebut dalam larutan POC NASA dengan dosis 0,5-1 tutup botol per liter air hangat. Anda dapat merendam benih semalaman, kemudian paginya Anda dapat membuang benih yang terapung, karena benih tersebut kurang baik. Demikian pembahasan mengenai budidaya cabe rawit, semoga bermanfaat.

Related posts: